Hendri Agustin memulai kegiatan mendaki gunung dan aktivitas outdoor sejak tahun 1986. Sejak saat itu, kegiatan di alam bebas menjadi bagian penting dari perjalanan hidupnya, baik sebagai bentuk eksplorasi pribadi maupun sebagai proses pembelajaran yang berkelanjutan mengenai lingkungan pegunungan.
Selama lebih dari tiga dekade, beliau telah mendaki berbagai gunung di seluruh Indonesia — dari Aceh hingga Papua — serta melakukan pendakian dan kegiatan outdoor di sejumlah negara seperti Rusia, Afrika, Argentina, Malaysia, Jepang, dan Nepal. Pengalaman lintas wilayah ini memberikan pemahaman yang luas mengenai berbagai karakter gunung, kondisi cuaca, serta strategi perencanaan perjalanan di berbagai lingkungan alam.
Selain aktif sebagai pendaki, Hendri Agustin juga merupakan penulis buku panduan teknis mendaki gunung yang pertama kali diterbitkan pada tahun 2006 dan hingga kini telah mencapai tiga edisi. Buku tersebut membahas berbagai aspek penting dalam kegiatan pendakian, termasuk perencanaan perjalanan, teknik dasar pendakian, manajemen risiko, serta keselamatan di lingkungan pegunungan.
Beliau juga dikenal sebagai pencetus konsep Seven Summits Indonesia, yaitu identifikasi tujuh puncak tertinggi di tujuh pulau besar Indonesia. Konsep ini memperkenalkan pendekatan eksplorasi yang lebih sistematis terhadap gunung-gunung tertinggi di Nusantara dan menjadi referensi bagi banyak pendaki dalam merencanakan perjalanan mereka.
Melalui pengalaman panjang di lapangan serta keterlibatannya dalam berbagai kegiatan edukasi mengenai dunia pendakian, Hendri Agustin mengembangkan pendekatan yang menekankan pentingnya perencanaan, manajemen risiko, dan pemahaman yang baik terhadap lingkungan alam. Pendekatan inilah yang kemudian menjadi dasar dalam layanan yang diberikan melalui Outdoor Consultant, dengan tujuan membantu lebih banyak orang mempersiapkan kegiatan outdoor mereka secara lebih aman, terencana, dan bertanggung jawab.